Tampilkan postingan dengan label Cooling Device. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cooling Device. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Maret 2016

Radiator untuk water cooling PC

0 komentar
Water cooling adalah salah satu metode dalam membuat suhu dari PC agar turun. Namun water cooling bukanlah sistem yang ajaib. Metode water cooling tidak akan berpengaruh dalam produksi panas oleh komponen PC. Ini berarti sebuah air cooler yang membuat suhu CPU menjadi 80 derajat akan sama dengan water cooler yang membuat CPU 60 derajat dalam mengalihkan panas ke dalam ruang-ruang di casing. Lalu mengapa water cooling bisa membuat suhu lebih rendah daripada air cooling? Jawabannya berada pada kemampuan air dalam memindahkan panas dari CPU ke alat penukar panas yang lebih cepat daripada udara. Alat ini yang dinamakan Radiator. Radiator adalah alat yang berfungsi untuk menghamburkan atau mengusir panas dari panas yang dibawa air ke udara bebas.
Muncul pertanyaan dari PC enthusiast tentang "seberapa besar radiator yang komputer saya butuhkan?". Jawaban umum pasti adalah "semakin besar pasti semakin baik". Jawaban ini memang benar. Kebanyakan manufaktur pembuat casing sekarang ini telah memberikan ruang bagi pemasangan radiator. Ini tentu akan membantu ketika seorang PC builder akan membangun PC-nya. Namun tidak semudah itu dalam menentukan seberapa besar radiator yang direkomendasikan dan dapat dipasang dalam casing tidak disebutkan oleh manufaktur casing.
Pendingin dengan sistem all-in watercooling menggunakan fan untuk dapat bekerja. Terdapat dua ukuran fan yang digunakan yaitu 120mm dan 140mm. Selain itu beberapa radiator juga datang dengan ukuran single fan ataupun double fan. Lalu manakah yang terbaik? Tentu saja radiator ukuran double fan dengan diameter 140mm. Dengan fan yang lebar, fan dapat memproduksi CFM yang sama dengan fan lebih kecil namun dengan RPM lebih rendah. Ini berguna untuk membuat sistem tetap diam dan tidak berisik. Atau dengan kondisi yang lain. RPM tetap kencang, dan dengan CFM yang lebih besar untuk sistem yang lebih dingin. Lalu bagaimana apabila casing tidak support radiator ukuran besar? Mudah saja, Buatlah radiator anda lebih tebal. Performanya akan sama dengan radiator yang besar. 
Cara yang lain adalah merapatkan fins radiator. Fins di radiator yang tadinya lebar, dapat dirapatkan untuk meningkatkan performa. Namun kelemahan dari kedua trik ini adalah anda harus menggunakan fan dengan static pressure yang tinggi untuk mendinginkan radiator. Di sisi lain penggunaan radiator yang tebal dapat mengganggu penempatan komponen komputer yang lain.
Penggunaan sistem water cooling sapat memaksimalkan pendinginan komputer anda. Untuk performa yang lebih maksimal dalam pendinginan, beralih ke water cooling adalah hal yang disarankan.

Selasa, 08 Maret 2016

Nyaman di Telinga. Unboxing dan first impression Corsair AF120 Quiet Edition

0 komentar
Corsair adalah brand yang telah malang melintang di dunia komponen komputer. Banyak produk yang telah dibuatnya. Dari memory, power supply, keyboard dan pheriperal lainnya, casing seperti Corsair 750D, dan termasuk juga cooling device. Berbicara tentang cooling device dari corsair, tidak terlepas dari fan. Hydro series yang sangat terkenal dengan kemampuan coolingnya juga membawa fan. Tetapi fan itu hanya berfungsi untuk membuat hydro series itu bekerja. Tidak ada aspek kebisingan yang dipertimbangkan. Ini menyebabkan banyak user langsung beralih ke fan lain ketika ingin memasang corsair hydro series. Tentu saja selain terpasang di radiator, fan juga diharapkan bisa digunakan sebagai intake dan exhaust. Faktor airflow juga dipertimbangkan.

Corsair AF120 Blue LED quiet edition - TekhnoTips
Corsair memunculkan produknya di ranah kipas. Tersedia 2 seri dari fan corsair yaitu versi Airflow atau disingkat AF, dan versi static pressure yang disingkat SP. TekhnoTips berkesempatan mereview corsair AF120 Quiet edition setelah beberapa waktu yang lalu sampai di tangan TekhnoTips. Dengan harga 300 ribuan untuk 2 buah fan, lebih menguntungkan ketimbang hanya membeli 1 pack.

Spesifikasi

Galeri


Kemasan dari corsair AF 120 ini cukup untuk menampung 2 fan dengan tebal masing-masing 25mm. Di bagian depan kemasan, corsair mengklaim mampu menghasilkan airflow yang besar dengan suara yang rendah. 


Paket penjualan Corsair AF120 Dual pack ini berisi 2 fan berukuran 120mm. Mounting screws sebanyak 8 buah untuk tiap-tiap kipas. Serta selembar kertas garansi. Paket penjualan ini tergolong kurang lengkap. 3-pin yang menjadi konektor utama, tidak dibarengi dengan 4-pin konektor ataupun 4-pin untuk koneksi ke power supply. Kabel dari fan ini cukup panjang. Cukup untuk bisa disembunyikan di ruang manajemen kabel.

First Impression


Instalasi fan ini tidak terlalu rumit. Untuk exhaust di bagian belakang casing pemasangan sangat mudah. seperti fan-fan umum yang lain. Untuk pemasangan di side-panel tidak terlalu rumit sebab kabel bawaan dari fan ini cukup panjang.
Dari segi tampilan, LED biru dengan corak yang seperti itu cocok di Rig TekhnoTips. Dengan moherboard dari asus yang berwarna biru dan memory dengan LED biru juga, tampilan semakin seragam.
Beralih ke performa dari fan ini sendiri. Benchmark yang dilakukan kali ini sederhana mengingat hanya first impression. TekhnoTips memakai thundermaster untuk memonitor suhu VGA. Sebelum fan terpasang, suhu menunjukkan 37 derajat celcius pada kondisi idle. Dengan fan yang TekhnoTips gunakan sebagai side intake dan rear exhaust, suhu dapat mencapai 34 derajat celcius. Segi kebisingan, fan ini seperti yang corsair klaim. Low-Noise.

Kesimpulan

Pros
+ Performa maksimal untuk sebuah fan dengan 1500 RPM
Cons
- Kurangnya konektor-konektor lain sehingga hanya bisa menggunakan 3-pin.

Sedang mencari fan yang tenang, dengan performa maksimal, dan harga relatif murah? Corsair af120 quiet edition jawabannya.